...05.30...
Pagi ini bangun tidur dengan segar,,menghirup udara pagi yang fresh,,melihat ke samping ada raja gantengku (cieeee,,,,ehm...ehm...) dan putri cantikku (cepat besar anakku, jadilah wanita yang cantik lahir batin).
Setelah mengumpulkan nyawa selama beberapa saat sambil ngulet, saya pun beranjak dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi untuk bersih-bersih badan. Setelah itu menuju dapur untuk menyiapkan sarapan pagi untuk my hubby; segelas kopi kental panas dan setangkup roti.
...08.00...
Terdengar suara, "Yur, sayuuuuuurrrr.....sayurnya buuuu....," dan saya pun keluar rumah membeli sayur dan lauk untuk makan siang dan malam.
- Bahan sop-sop-an yaitu kentang, wortel, dan daun bawang seledri Rp. 2.000,- (cukup untuk sayur makan siang);
- 1 tempe Rp. 2.000,- (sama dengan sayur, cukup untuk sekali makan);
- Cabe merah dan cabe rawit dicampur Rp. 1.000,- (ini bisa bikin sambel untuk 3 hari).
Hmmm,,,cukup untuk makan saya dan my hubby satu hari.
Tapi ternyata,,
...08.50...
Tin,,,tin,,,tiiinnnn....suara klakson mobil membahanan di depan rumah. Saya buka jendela, ternyata papa datang berkunjung.
Bahan makanan menjadi tidak cukup bila ada papa...then have to buy some more. Setelah dipikir-pikir juga, di rumah memang sudah ada talenan, tapi belum ada cobek membuat sambal atau menggerus bumbu-bumbu lain. Maka, harus pergi ke pasar membeli cobek dan bahan makanan tambahan.
...09.15...
Brrrmmm,,,bbrrrmmm...pergi ke pasar bersama my hubby naik motor. Pfuuhhh....udara di luar cukup panas juga ya. Tapi, semangaaatttt....kami menuju ke pasar :)
Sesampainya di pasar...
Beras 5 kilo Rp. 22.500,- (Ini udah murah,,kalo beli di supermarket dengan jenis dan berat yang sama, harganya bisa mencapai 30 ribu lebih)
Pepaya 2 kilo Rp. 9.000,- (Beli buah cukup bikin geleng-geleng kepala ternyata)
Bawang putih 0,25 kilo Rp. 3.500,- (Hah?! Perkilonya Rp. 13.000,-? Ckckckck...)
Kelapa parut Rp. 1.000,- (Nah, kalo ini masih cukup murah)
Tahu Rp.2.000,- (Harga yang menyenangkan, tapi ga mungkin khan tiap hari cuma makan tempe tahu karena mau ngirit?)
eh,,,,apa lagi yang kurang ya?
Oh iya, cobek...
Cobek sepasang Rp. 25.000,- (Hiks...ko cobek aja mahal banget yaaaaa? Ini teh udah harga paling murah sepasar lho...).
Pulang deh...dengan lemas...karena, ko harga cabe, kentang, wortel, beras, dkk cukup mahal ya. Belanja satu hari lumayanlah bikin gigit jari tapi tetap senyum untuk mensyukuri apa yang ada saat ini.
Harga bahan makanan, mengapa dirimu semakin lama semakin membumbung tinggi? Lalu bagaimana dengan kaum papa dan pinggiran di berbagai tempat sana?
Pemerintah yang cerdas disana (ceunah), apakah masih ada hati nurani turun ke pasar untuk memeriksa harga-harga? Agar harga tidak melayang-layang semakin jauh dari jangkauan..agar masyarakat masih mempunyai daya beli yang cukup manusiawi.
Petani-petani yang bekerja siang malam demi negeri ini, ku ucap terima kasih yang mendalam atas pengabdiannya. Karena bila semua berpikir untuk urbanisasi ke kota, maka tak terbayangkanlah dari mana ku dapat sayur-mayur dan lauk-pauk yang merupakan asupan gizi yang diperlukan oleh bangsa.